Jumlah pengguna Instagram kian meningkat pesat. Tren media sosial pun seolah bergeser ke Instagram beberapa tahun belakangan. Ya meskipun Facebook masih memimpin pasar sosial media dunia. Namun penetrasi Instagram memang sangat menggila. Tak ayal, Instagram kini jadi gaya hidup. Orang-orang melakukan sesuatu bermotif Instagram dan Instastory. Mau makan nyari yang tampilannya kece. Mau jalan-jalan pun harus yang instagrammable. Dan lain sebagainya.

Namun sayangnya, pendekatan yang dilakukan pengguna Instagram masih sangat konvensional dan ogah belajar dari pengguna Instagram yang sudah populer. Jadi ya foto-foto yang diunggah ke Instagram pun asal-asalan dan tidak dipersiapkan dengan matang. Padahal akun Instagram sudah jadi seperti portofolio di era digital seperti sekarang.

Ada 7 tips yang bisa kamu gunakan untuk membuat foto traveling kamu tampak keren. Otomatis Instagram kamu bakal ikut keren dan follower pun akan berdatangan tanpa diminta.

A : Wah, aku main Instagram buat diri sendiri. Nggak penting followers.

B : Halah, bilang aja males. Nggak usah ngeles deh, seneng kan kalau dapat followers banyak? Hehehe

Ambil foto ketika memang suasana sepi dan tidak ramai pengunjung. Gimana caranya? Datanglah saat tempat wisata itu baru buka atau pas akan tutup

ekspektasi vs realita via www.hipwee.com

Advertisement

Tempat wisata populer selalu dibanjiri pengunjung hampir setiap harinya. Datanglah di hari biasa bukan akhir pekan apalagi long weekend. Atau kalau mau repot datanglah ketika tempat itu baru saja dibuka saat pagi atau jelang tutup. Pokoknya sebisa mungkin tidak banyak orang di sana. Kalau memang nggak bisa ya harus kamu edit/hilangkan mereka di fotomu.

Carilah waktu di mana tersedia pencahayaan yang cukup. Tidak usah banyak memotret, sedikit saja tapi ketika pencahayaannya bagus

cahaya jadi faktor penting via www.boredpanda.com

Cahaya sangat berpengaruh terhadap hasil foto. Terlalu sedikit ataupun kebanyakan cahaya tidak bagus untuk sebuah foto. Konon sih foto terbaik dihasilkan ketika jam 7 pagi, saat matahari terbit namun belum terlalu naik. Aturlah pencahayaan agar fotomu makin berkelas.

Carilah perspektif dan angle yang berbeda dari foto-foto orang lain. Kalau biasanya orang motret dari depan, kenapa nggak mau coba potret dari samping atau dari atas?

coba kamu upload foto wisata di hape begini via www.artifactuprising.com

Selama ini orang seringkali memotret tempat wisata secara standar. Meniru foto biasa yang mereka lihat di internet. Padahal dari sudut itu pasti banyak orang dan menghalangi pandangan kamu untuk mendapatkan foto terbaik. Cobalah dari sudut lain yang jarang orang tahu. Atau kalau kamu mau kreatif, kamu unggah foto bergambar IPhone dan foto-foto yang sudah kamu print. Malah jadi keren ‘kan? Seperti contoh di gambar.

Jangan sering menampilkan foto diri sendiri ataupun selfie alih-alih memotret tempat wisatanya. Follower males lihat wajah orang berulang-ulang, kecuali kamu cantik banget

duh, pak… via www.ensonhaber.com

Penyakit warganet yang satu ini harus mulai dikurangi sih. Banyak banget yang doyan selfie, lebih banyak dari foto tempat wisata yang didatangi. Bukan apa-apa sih, jujur aja ya banyak yang nggak minat follow orang yang cuma menampilkan diri sendiri melulu. Kalaupun ia traveling, yang dipajang foto dia bersama teman-temannya. Nggak ada sisi menariknya untuk orang lain. Mulai sekarang kurangi deh. Selfie-nya di IG Story aja.

Jangan lupa edit pake aplikasi yang sering digunakan oleh traveler, seperti VSCO dan Lightroom…

Aplikasi edit foto maupun video nggak haram kok digunakan. Justru kamu harus menggunakannya jika ingin foto traveling kamu makin ciamik di Instagram. Aplikasi semacam VSCO, Lightroom, Snapseed atau yang terbaru Plotagraph bisa membantumu menghasilkan foto yang luar biasa. Dan jangan kaku dalam menggunakannya. Kamu boleh kok mengombinasikannya untuk edit foto. Misal edit dulu pakai Lightroom, lalu diedit lagi pakai VSCO lalu diedit lagi di Lightroom. Coba dulu deh ya!

Sisipkan caption yang inspiratif dan mencerminkan tempat wisata tersebut. Jangan alay dan terlalu panjang ya. Secukupnya saja!

Misteri Gunung Rinjani Selain terkenal dengan keindahannya, Gunung Rinjani terkenal dengan misterinya. Adalah Dewi Anjani yang selama ini dianggap menjadi ratunya di tatar Lombok. Konon sih Dewi Anjani berparas sangat cantik dan jadi penguasanya di sana. Apakah ada yg pernah berjumpa dengannya? . . Ada satu lagi misteri yang dialami oleh jomblo-jomblo yang mendaki Rinjani. Konon, ketika mereka mendaki, iseng-iseng lah mereka stalking IG mantan masing-masing. Tapi entah kenapa, ketika ada fotonya bersama pacarnya yang baru, jari-jari mereka seolah terpeleset ngasih tab 2 kali. Jadinya malah ngasih ‘love’. . . Apakah jawaban dari misteri ini? Ataukah ini kerjaan Dewi Anjani? . . Buat yg penasaran, yuk gabung aja Trip Jomblo Mendaki Rinjani 3, 16-20 Agustus 2017. Jomblo-jomblo bersatulah! #rinjani #explorelombok #jomblokerinjani #instatravel #lombokisland #pendakiindonesia

A post shared by Sociotraveler Indonesia (@sociotraveler) on

Caption ini penting juga. Foto kamu akan terasa punya makna jika ada cerita di baliknya. Bikinlah caption ala storytelling, alias bercerita tentang kisah yang bisa kamu ambil dari foto tersebut. Atau ada quote yang menarik dan bikin orang jadi menyimak foto hingga captionnya sampai selesai. Cobain deh…

Hastag penting digunakan agar fotomu mudah dicari. Percuma fotomu bagus tapi nggak bisa dicari dan dilihat banyak orang~

Buat tagar via www.linkedin.com

Hal terakhir dan paling penting adalah penggunaan hashtag atau tagar. Tagar digunakan agar fotomu dapat dikelompokkan dan tentu mudah untuk ditemukan. Misalnya kamu sedang berada di event Dieng Culture Festival 2017. Nah karena tagar yang digunakan adalah #DCF2017 maka fotomu akan mudah ditemukan jika menggunakan tagar tersebut. Jangan lupa, kalau kamu traveling, gunakan tagar terkait tempat itu, misalkan #explorejogja maupun #explorebali. Intinya sih biar foto kamu akan mudah dicari di Instagram.

Yuk mulai sekarang, perbaiki Instagram kita. Biar citra kamu-kamu semua makin bagus di sosial media. Kalau citramu bagus, ya rezeki bisa datang dari sana.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya