Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus atau yang lebih sering disebut ospek, adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan para mahasiswa baru untuk lebih mengenal dan beradaptasi dengan lingkungan baru. Ospek ini ada di bawah pengawasan kampus tempat mereka akan melanjutkan studinya. Beberapa fakultas bahkan punya ciri khas tentang ospeknya ini, misalnya fakultas teknik, terkenal dengan ospeknya yang ala-ala tentara.

Meski begitu, ada satu yang hampir ada di seluruh ospek tiap fakultas, yaitu komdis atau Komisi Disiplin. Komdis ini biasanya jadi yang paling ditakuti lantaran mereka selalu memasang muka sangar pada para maba.

Bayang-bayang komdis ini sering membuat para maba jiper duluan bahkan sebelum ospek dimulai. Nggak jarang mereka malah stres akibat berpikir terlalu jauh. Nah, daripada ospekmu malah jadi nggak maksimal, mending baca dulu 5 kiat rangkuman Hipwee Tips berikut, agar kamu bisa sukses menjalani seluruh rangkaian ospek kampusmu!

1. Cari informasi sebanyak-banyaknya seputar calon kampusmu dan gimana kegiatan ospek yang pernah dilakukan di sana

Biar nggak kudet via bemftuny.org

Ini bisa bantu kamu memberikan bayangan baik tentang jurusan, kampus, atau kegiatan ospek di sana, supaya nantinya kamu nggak terlalu ‘kaget’. Dengan menggali info sebanyak-banyaknya seputar kehidupan kampus, kamu jadi bisa lebih siap untuk menghadapi ospek. Kan siapa tahu kamu dapat tugas buat menjelaskan kampusmu sendiri. Dengan kesiapan yang lebih matang otomatis kamu juga jadi bisa terhindar dari hukuman-hukuman kakak tingkat, ‘kan?

2. Bangun lebih awal dan datang tepat waktu. Ini serius. Jangan anggap remeh tips satu ini Guys!

Advertisement

Biar stamina oke via www.vemale.com

Ini wajib, kudu, dan harus kamu lakukan. Kamu harus sudah ada di lokasi maksimal 30 menit sebelum waktu yang sudah ditentukan panitia. Kenapa? Alasannya sebenarnya sederhana, agar tidak buru-buru. Tapi percayalah, sekalinya terjadi, ini akan berdampak pada mood-mu sepanjang hari. Datang lebih awal juga akan berguna banget buat kamu mengingat-ingat kembali apakah ada keperluan yang tertinggal. Kalau ada kan masih ada waktu buat mengambil atau menunggu orang rumah mengantarnya. Belum lagi kalau terlambat atau ada yang kelupaan, tentu kamu akan menerima hukuman dari kakak-kakak tingkat kan?

3. Cari teman seperjuangan. Meski ospek kelihatannya berat tapi kalau dilakukan bersama jadi terasa ringan lho

Cari teman seperjuangan via www.caper.id

Ubah persepsimu tentang ospek. Ospek nggak selamanya jadi beban hidup kok. Sebaliknya, jadikan masa-masa ospekmu untuk mencari seperjuangan. Biasanya ketika ospek maba diharuskan membawa berbagai barang aneh penuh teka-teki. Ini bisa membuatmu stres kalau kamu menjadikannya bebas sendiri. Ingat, saat ospek kamu nggak sendirian kok. Kamu bisa mulai berinteraksi dengan teman sesama maba untuk saling bahu-membahu menyiapkan segala perlengkapan ospek. Apalagi buat kamu yang merantau dan jauh dari keluarga, tentu ospek akan tampak membebani. Cobalah bangun relasi. Kalau perlu, lakukan pendekatan dengan ibu/bapak kos atau teman-teman kos ketika kamu kesulitan mempersiapkan ospek.

4. Buang jauh-jauh anggapan bahwa senior itu galak. Justru ospek ini jadi saat yang tepat kamu melakukan ‘pendekatan’ ke mereka

Jangan malu bertanya, biar nggak sesat di jalan via pedidikanindonesia.com

Banyak orang skeptis tentang hubungan maba dengan senior yang terlalu dekat. Mereka menganggap si maba cuma cari perhatian. Padahal melakukan pendekatan ke senior juga perlu lho. Tujuannya untuk tempat bertanya tentang hal-hal yang kamu kurang mengerti termasuk ospek. Biar gimanapun, ospek ini kegiatan yang cukup krusial. Jadi kamu perlu buang jauh-jauh perasaan gengsi, minder, atau takut dianggap genit. Jangan ragu untuk bertanya atau menyapa. Selama tujuannya memang untuk kebaikan, kenapa nggak?

5. Meski begitu kamu perlu ingat kalau bersikap seimbang juga perlu sih. Bersikap terlalu berlebihan malah akan berdampak buruk pada citramu

Bersikap seimbang via nasional.sindonews.com

Berlebihan disini bisa dilihat dari banyak hal, misalnya cara berinteraksi dengan senior, cara berpakaian atau berdandan, terlalu memperlihatkan kegelisahan atau bahkan sampai menangis. Kamu perlu ingat kalau saat ospek ini saat yang pas buat kamu membangun citra diri. Image-mu itu nantinya akan memengaruhi bagaimana senior atau teman-teman ospekmu menyikapimu. Kalau kamu terlalu berlebihan, bisa saja mereka justru malas menanggapimu di hari-harimu selanjutnya di kampus. Sebaliknya, bersikap terlalu pasif juga sangat nggak disarankan. Kamu bisa dijauhi karena dianggap sombong, sensitif, atau menakutkan. Padahal hal penting yang dibutuhkan para maba ada relasi. Jadi bersikaplah seimbang ya..

Selain 5 kiat di atas, ada juga hal yang nggak kalah penting yang harus kamu lakukan, yakni menjaga kesehatan. Jauh sebelum ospek dimulai, kamu harus berusaha hidup sehat seperti makan teratur, tidur cukup, dan olahraga, apalagi jika ospek di jurusanmu terkenal melelahkan. Fisik dan mental yang sehat tentu akan sangat berguna. Kamu jelas nggak mau kan kalau sampai harus drop ketika masa-masa ospek? Selamat mencoba!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya